get app
inews
Aa Read Next : Raih 2287 Suara, Sholehudin Menang di Pilkades Blanakan Subang

Tuntut Pembangunan Fasos dan Fasum, Ratusan Warga Perumahan SGC Unjuk Rasa ke Developer

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:51 WIB
header img
Tuntut fasos dan fasum, warga perumahan SGC melakukan aksi unjuk rasa ke kantor marketing. (Foto: Istimewa)

SUBANG, iNews.id - Sebanyak 100 warga RW 10 perumahan Subang Green City (SGC), Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang berunjuk rasa ke kantor marketing perumahan SGC, Senin (23/5/2022).

Mereka melakukan aksi karena kesal fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) tidak kunjung dibangun. Padahal fasos dan fasus merupakan hak warga yang wajib disediakan oleh developer setiap pembangunan perumahan.

BACA JUGA : Pria Berusia 71 Tahun di Pamanukan, Subang Menikahi Gadis Berusia 19 Tahun

Dalam aksi unjuk rasanya, massa membawa beberapa poster yang berisi tuntutan. Warga mendatangi kantor yang berada di depan perumahan menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Menurut koordinator aksi yang juga ketua RT 27, Jaka Slamet, dalam aksi unjuk rasa tersebut warga menyampaikan 9 tuntutan kepada pihak developer. 

BACA JUGA : Pakai Mobil, Kotak Amal Masjid di Patokbeusi, Subang Diangkut Maling

"Kita hanya menagih hak kami sebagai masyarakat perumahan SGC, perumahan sebesar ini pihak developer belum menyediakan masjid yang layak bagi kami," ujarnya.

Jaka menjelaskan, sembilan tuntutan dari warga RW 10 yaitu segera dibuatkan masjid, dibuatkan fasilitas olahraga, kesehatan dan pendidikan, dibuatkan area hijau, dibuatkan TPS, diperbaikinya saluran air, pengecoran jalan lintas blok C, D, E, dibuatkan pos kamling, difasilitasi PJU, serta dibuatkan balai musyawarah.

"Dari sembilan tuntutan kami, pihak developer hanya baru mampu menyanggupi empat tuntutan yaitu perbaikan saluran air, pengecoran jalan lintas, pemasangan PJU dan pengecoran jalan alternatif," katanya.

BACA JUGA : Inilah 10 Pemimpin Negara Terkaya di Dunia, No 1 Hartanya Tembus Rp1000 Triliun

Ironisnya, pihak developer belum bisa mengabulkan tuntutan warga terkait pembangunan sarana olahraga, kesehatan, pendidikan hingga masjid dengan alasan memerlukan biaya yang cukup besar. Padahal sarana tersebut sudah kewajiban developer ketika membangun sebuah perumahan.

Akhirnya massa membubarkan diri setelah pihak developer berjanji akan segera memenuhi empat tuntutan warga tersebut. Aksi unjuk rasa yang dikawal oleh pihak kepolisian tersebut berjalan damai.

Editor : Yudy Heryawan Juanda

Follow Berita iNews Subang di Google News Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut