Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tugas Berat Menanti, Ini Pesan Bupati Subang Reynaldy untuk Sekda Rona
Advertisement . Scroll to see content

Kejagung Tetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Sebagai Tersangka Korupsi Minyak Goreng

Selasa, 19 April 2022 | 16:19 WIB
  • author Irfan Ma'ruf
Kejagung Tetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Sebagai Tersangka Korupsi Minyak Goreng
Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto: MPI/ Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO).

Menurut Jaksa Agung, ST Burhanuddin, pelaku IWW menerbitkan ekspor CPO dengan melawan hukum. Pelaku yang berinisial IWW ditetapkan bersama tiga perusahaan swasta lainnya. 

BACA JUGA : Mobil Damkar Subang Tabrak Truk Saat Hendak Padamkan Kebakaran

"Kami menetapkan tersangka 4 orang pejabat eselon 1 pada Kemendag berinisal IWW, dirjen perdagangan luar Negeri Kemendag telah terbitkan secara melawan hukum persetujuan ekspor terkait CPO dan produk turunannya," ujar Jaksa Agung, Selasa (19/4/2022). 

Tersangka lain berasal dari tiga perusahaan swasta di antaranya perusahaan manager Permata Hijau Grup, Wilmar Nabati, Multimas, dan PT Musim Mas.

BACA JUGA : Bulog Subang Jamin Stok Pangan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2022 Aman

"Tersangka lainnya yaitu SMA permata hijau senior manager, komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, General Manager PT Musim Mas," jelasnya.

Keempat tersangka ditahan di tempat berbeda IWW dan MPT masing-masing ditahan rutan Salemba cabang Kejagung.  Kemudian SMA dan MPT ditahan Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

 

 

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit dengan judul : Breaking News, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Jadi Tersangka Kasus Minyak Goreng Langka

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut