Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kawal PSN Patimban, KSOP Gandeng Kejari Subang untuk Pendampingan Hukum
Advertisement . Scroll to see content

Restorative Justice Kasus Pencurian Kencur di Subang Berakhir Haru, Korban Berikan Pelaku Pekerjaan

Jum'at, 25 Juli 2025 | 19:33 WIB
  • author Yudy Heryawan Juanda
Restorative Justice Kasus Pencurian Kencur di Subang Berakhir Haru, Korban Berikan Pelaku Pekerjaan
Kasi Pidum Kejari Subang, Reza Vahlefi. Foto: Yudy H Juanda/iNewsSubang.id

Meski memberi ruang penyelesaian damai, Kejari Subang tidak melepas tanggung jawab pembinaan. Reza menekankan bahwa RJ bukan berarti bebas begitu saja.

"Namun tidak serta merta, semuanya yang di RJ kan itu masih ada sanksi sosial dan pembinaan sosial, itu yang masih kita awasi," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa RJ tidak diberikan secara sembarangan. Ada syarat ketat yang harus dipenuhi.

"Untuk permohonan RJ tidak dibatasi kasusnya, tapi kita punya pedoman yang harus kita taati. Syarat yang paling utama betul, itu baru pertama kali dilakukan, diluar itu maaf. Itu yang gak bisa ditawar. Yang kedua mutlak adanya perdamaian," ujarnya.

"RJ itu hanya bisa didapatkan bagi yang benar-benar tidak pernah terlibat dalam kasus hukum apapun, dan tidak terdata dalam sistem putusan. RJ itu juga hanya bisa sekali didapatkan," jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Kejari Subang bahkan melakukan pendekatan jemput bola dalam mengedukasi dan mengawal proses RJ. Kasus pencurian kencur yang berubah menjadi kisah haru persahabatan dan pengampunan menjadi bukti bahwa hukum juga bisa menjadi ruang pemulihan, bukan semata-mata penghukuman.

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut