Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Putra Subang Tampil di Bastille Day 2025, Harumkan Nama Indonesia di Paris
Advertisement . Scroll to see content

Nyamar Jadi Tukang Durian, Prajurit Kopassus Berhasil Menyusup ke Sarang Musuh

Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:24 WIB
  • author Riezky Maulana
Nyamar Jadi Tukang Durian, Prajurit Kopassus Berhasil Menyusup ke Sarang Musuh
Kopassus (Foto: Ist)

Para petinggi GAM mulai minta dilakukan perdamaian. Tim Kopassus yang menyusup ke wilayah GAM melaporkan amunisi dan logistik GAM sudah sangat menipis. Usai Hari Raya Idul Fitri 2004, turun perintah untuk menangkap tokoh kunci GAM hidup atau mati. 

"Semua tokoh kunci yang menjadi sasaran berada di Cot Girek. Hingga saya pamit pukul 15.00 mereka masih ada di sana. Saya pun masih sempat memberi informasi terakhir kepada induk pasukan. Hari H dan Jam J serangan ditetapkan," tutur Badri. 

BACA JUGA : Temui Jaksa Nakal dan Main Proyek di Daerah, Segera Lapor Kejagung, ini Nomornya

Markas GAM di rawa-rawa Cot Girek kemudian diserbu Kopassus dari semua arah. Gubernur GAM Said Adnan dan ajudannya seorang desersi TNI tewas karena terkena tembakan di dada dan perut. 

Hingga pada akhir tahun 2004, tsunami menerjang Aceh sehingga kekerasan berangsur surut. Perjanjian damai Helsinki akhirnya ditandatangi.

 

 

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit dengan judul :Kisah Menegangkan Prajurit Kopassus Menyusup ke Sarang Musuh, Berhasil karena Nyamar Jadi Tukang Durian

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut