Direktur Eksekutif INOTEK, Ivi Anggraeni, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan ilmu yang diperoleh dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, pendampingan difokuskan agar setiap peserta mampu melakukan perbaikan nyata dalam pengelolaan bisnis, pengembangan produk, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Salah seorang peserta, Leni Mariyani, pemilik usaha Dakey House, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, mulai dari memahami target pasar, menyusun nilai jual produk, hingga mengoptimalkan strategi pemasaran digital.
"Pendampingan ini membantu saya melihat peluang usaha dengan lebih jelas. Strategi yang dipelajari mulai saya terapkan dan hasilnya cukup positif," katanya.
Hasil pendampingan tersebut turut berdampak pada peningkatan kinerja usaha. Omzet Dakey House tercatat naik hingga 25 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas yang dibarengi pendampingan mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM di daerah.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
