SUBANG, iNewsSubang.id – Pagi itu suasana hangat terasa di ruang SEKAR, Desa Jatireja, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, saat puluhan warga mengikuti pelatihan tenun serat daun nanas. Riuh percakapan peserta berpadu dengan bunyi lembut gesekan serat yang dijalin menjadi berbagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomi.
Pelatihan yang diselenggarakan PT Pertamina EP Subang Field ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal berbasis ekonomi kreatif. Melalui kegiatan tersebut, warga didorong untuk mengolah sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang menjadi sumber pendapatan baru.
Di balik setiap helai serat yang ditenun, tersimpan harapan akan tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat. Kreativitas yang lahir dari pemanfaatan bahan lokal diharapkan mampu menjadi jalan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang digelar pada awal Mei 2026 di Desa Jatireja. Kegiatan menghadirkan Alan Sahroni sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai pengolahan serat daun nanas, teknik dasar penenunan, hingga praktik langsung pembuatan berbagai produk kerajinan berbahan serat alami.
Pelatihan ini turut dihadiri Camat Compreng Cecep Rahmat, Manager Communications Relations & CID Pertamina EP Regional 2 Pinto Budi Bowo Laksono, serta Head of Communication, Relations & CID Zona 7 Wazirul Luthfi.
Dalam sambutannya, Pinto Budi Bowo Laksono mengatakan pemanfaatan serat daun nanas merupakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah pada potensi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
