Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari pengenalan bahan baku, teknik dasar penenunan, hingga praktik membuat produk kerajinan berbasis serat daun nanas. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai peluang pengembangan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing di pasar.
Salah seorang peserta, Yanti, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru melalui pelatihan tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini karena mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dalam mengolah serat daun nanas menjadi produk kerajinan. Semoga keterampilan ini dapat kami kembangkan menjadi usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.
Melalui program ini, PT Pertamina EP Subang Field berharap masyarakat mampu mengoptimalkan potensi lokal, menghasilkan produk kerajinan bernilai jual, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis lingkungan di wilayah Kecamatan Compreng.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
