Siswi Korban Dugaan Pencabulan di Pamanukan Alami Trauma, UPTD PPA Subang Lakukan Pendampingan
SUBANG, iNEWSSubang.id - UPTD PPA Kabupaten Subang melakukan pendampingan terhadap siswa korban kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oknum guru di salah satu SMA di Wilayah Pamanukan Subang.
DP2KBP3A Subang melalui Kasubag UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Euis Kristina, S.AN.,M.M mengatakan, saat ini korban sudah mendapat pendampingan dan sudah dihadirkan psikolog agar memulihkan mental korban yang masih dibawah umur.
"Sudah diberikan pendampingan oleh Tenaga Penyuluh Lapangan UPTD PPA dan Konseling dengan Psikolog untuk korban" Kata Euis diruang kerja, Selasa(08/09/2026).
Untuk kondisi korban saat ini, tambah Euis, korban mengalami trauma. Namun saat ini sudah didampingi untuk terapi trauma healing.
Sementara itu, Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Euis menjelaskan, DP2KBP3A melalui UPTD PPA telah melakukan koordinasi dengan Polres Subang Unit PPA.
"Sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dan untuk penanganan hukumnya diserahkan sepenuhnya kepihak kepolisian. Dan informasinya, pelaku sudah diamankan," tukasnya.
Dikabarkan sebelumnya, ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang melakukan demo di Sekolahnya. Demo tersebut buntut dari adanya dugaan tindak pencabulan oleh oknum guru di sekolah tersebut. Senin,(7/9/2026).
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto melalui Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin membenarkan adanya aksi unjuk rasa tersebut.
“Iya benar. Tadi setelah upacara bendera, para pelajar SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa yang diduga dipicu adanya dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh salah seorang guru,” ujar Udin, Senin,(7/9/2026),siang.
Udin mengatakan, oknum guru tersebut telah diamankan dan dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang untuk menjalani pemeriksaan.
“Karena ini dugaan kasusnya pencabulan, kita serahkan ke Unit PPA untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Editor: Frizky Wibisono