Imran juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Subang atas dukungan mereka, terutama dalam menjadikan Subang sebagai "Daerah Event" pada 2024. Berbagai acara besar berhasil digelar dengan aman dan sukses, menunjukkan kesiapan Subang untuk menjadi tuan rumah event lokal maupun nasional.
"Apresiasi kepada Kepala OPD dan masyarakat Subang yang bisa membuat banyak event berlangsung dengan aman dan sukses," tambahnya.
Terkait polemik lelang dini yang sedang dilakukan, Imran menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan agar proyek-proyek besar tidak terganggu musim penghujan. Ia juga menekankan pentingnya realisasi anggaran sejak awal tahun untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat, apalagi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
"Kalau lelang tidak dilakukan di awal, pelaksanaan proyek akan masuk musim hujan, dan ini akan memengaruhi kualitas," jelasnya.
Imran berkomitmen bahwa pelaksanaan lelang dini ini dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. "Saya selalu dorong agar lelang dini dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur," tegasnya.
Menutup sambutannya, Imran memimpin doa bersama untuk mendiang Kepala Bapenda Subang, Cecep Suprihatin, yang wafat pada Jumat lalu.
Apel pagi dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit jagung dari Dinas Hortikultura dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, yang kemudian diserahkan kepada Polres Subang. Total bibit jagung yang diserahkan adalah 165 kilogram, terdiri dari bibit jagung Twin 1 (100 kg), Berta 1 (50 kg), dan Gold 77 (15 kg).
Editor : Yudy Heryawan Juanda