Gelombang Laut Tinggi, Nelayan di Pantura Subang Alih Profesi jadi Pembuat Batu Bata

Agus Hidayat
Dasa nelayan di Pantura Subang alih profesi menjadi pembuat batu bata. (Foto: Agus Hidayat)

"Sehari dapatnya 300 bata, kalau dijual Rp300 yang mentah dan Rp500 yang matang, lumayan untuk menyambung hidup," katanya. 

Dasa mengungkapkan, profesi perajin batu bata ini tidak menguntungkan. Namun setidaknya dapat membawa uang ke rumah untuk kebutuhan sehari-hari. 

BACA JUGA : Geger, Petani Temukan Tengkorak Manusia di Lahan Eks Kebun Tebu Manyingsal

"Gak menguntungkan, cuma jangan sampai nganggung saja, kalau nganggur siapa yang ngasih, minta-minta ke siapa, malu lah," ungkapnya. 

Editor : Yudy Heryawan Juanda

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network