Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Subang Buka Seleksi 5 Jabatan Eselon II, Ini Syarat dan Jadwalnya
Advertisement . Scroll to see content

Optimis Jadi Primadona Investasi di Jabar, Pemkab Subang Siapkan Regulasi dan Infrastruktur

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:33 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Optimis Jadi Primadona Investasi di Jabar, Pemkab Subang Siapkan Regulasi dan Infrastruktur
Kawasan Industri Subang. Foto : Ilustrasi

SUBANG, iNewsSubang.id – Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, optimis menjadikan daerahnya sebagai primadona investasi baru di Jawa Barat.

Potensi tersebut didukung perkembangan kawasan industri, akses transportasi, serta keberadaan Pelabuhan Internasional Patimban.

Sekretariat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang, Tian Muhartianto, mengatakan pemerintah daerah terus menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menarik investor.

“Subang memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan investasi karena didukung kawasan industri, akses jalan tol, dan Pelabuhan Patimban,” kata Tian, Kamis,(22/10/2026).

Menurutnya, Subang memiliki peluang besar untuk menjadi penyangga pertumbuhan industri di Jawa Barat. Peluang itu semakin terbuka karena sejumlah kawasan industri di Bekasi dan Karawang mulai menghadapi keterbatasan lahan untuk ekspansi.

“Salah satu keunggulan Subang adalah masih tersedianya ruang untuk pengembangan kawasan industri dengan dukungan konektivitas regional,” ujarnya.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Subang Smartpolitan di Kecamatan Cipeundeuy. Kawasan kota mandiri dan industri yang dikembangkan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) itu memiliki luas sekitar 2.700 hektare.

Subang Smartpolitan mengusung konsep smart and sustainable city atau kota cerdas dan berkelanjutan. Selain kawasan tersebut, pengembangan kawasan industri lain turut memperkuat posisi Subang sebagai daerah tujuan investasi.

Keberadaan Pelabuhan Patimban menjadi nilai tambah bagi industri yang membutuhkan dukungan logistik. Pelabuhan tersebut dapat menunjang kegiatan produksi dan distribusi barang.

Subang juga memiliki akses menuju Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) serta konektivitas menuju Pelabuhan Patimban. Infrastruktur itu diharapkan dapat memperlancar pergerakan barang dan menekan biaya logistik.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong kemudahan perizinan dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah agar kebutuhan investor dapat dilayani dengan baik,” kata Tian.

Selain itu, Subang termasuk dalam kawasan pengembangan Rebana Metropolitan. Kawasan regional tersebut mencakup sejumlah daerah di Jawa Barat dan diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, industri, serta infrastruktur.

Pemkab Subang menilai kesiapan regulasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investasi. Pemerintah daerah juga perlu memastikan kepastian tata ruang, ketersediaan lahan, infrastruktur dasar, utilitas industri, dan tenaga kerja.

“Investasi yang masuk diharapkan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan potensi kawasan industri dan dukungan infrastruktur yang terus berkembang, Pemkab Subang berupaya memperkuat daya saing daerah dalam menarik penanaman modal.

Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan Subang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri baru di Jawa Barat.

“Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan kolaborasi semua pihak, kami optimistis Subang dapat menjadi primadona investasi di Jawa Barat,” tukasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut