Perkuat Industri Pertahanan, Kemhan Eksplorasi Teknologi DAHANA Subang
SUBANG, iNewsSubang.id – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mengeksplorasi kemampuan industri pertahanan PT DAHANA (Persero), khususnya dalam pengembangan teknologi bahan peledak untuk kebutuhan militer dan sektor komersial.
Kegiatan bertajuk Eksplorasi Industri Pertahanan tersebut berlangsung di Kantor Pusat DAHANA, Subang, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang digelar Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan RI itu turut diikuti sejumlah awak media.
Direktur Utama PT DAHANA, Hary Irmawan, mengatakan pengembangan teknologi dan inovasi menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kebutuhan pertahanan nasional.
“Sebagai bagian dari DEFEND ID, DAHANA terus berkomitmen mengembangkan teknologi dan inovasi bahan peledak untuk kebutuhan militer maupun komersial,” kata Hary.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah, industri, dan media.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, industri, dan media,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai profil perusahaan, lini bisnis, produk unggulan, serta pengembangan teknologi DAHANA. Perusahaan yang tergabung dalam holding industri pertahanan DEFEND ID tersebut berperan dalam menyediakan produk dan layanan untuk kebutuhan pertahanan maupun industri komersial.
Kepala Bagian Pemberitaan Roinfohan Setjen Kemhan, Kolonel Inf. Dikson Trisedyo, S.H., M.M., mengatakan keterlibatan media penting untuk memperluas informasi mengenai kemampuan industri pertahanan nasional.
“Melalui kegiatan eksplorasi ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada rekan-rekan media untuk melihat dan mengenal lebih dekat kemampuan industri pertahanan dalam negeri,” kata Dikson.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi nasional dan kontribusi perusahaan dalam negeri bagi pertahanan Indonesia.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman serta kebanggaan masyarakat terhadap industri pertahanan nasional,” ujarnya.
Sebelum mengunjungi DAHANA, rombongan juga melaksanakan rangkaian Eksplorasi Industri Pertahanan di PT LEN Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), dan PT Pindad (Persero).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional kepada publik.
Melalui penguatan industri dalam negeri, Indonesia diharapkan semakin mampu memenuhi kebutuhan pertahanannya secara mandiri sekaligus meningkatkan daya saing teknologi nasional.
Editor: Frizky Wibisono