get app
inews
Aa Text
Read Next : Program Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir, Samsat Subang Raup Rp60,62 Miliar

Pertamina EP Subang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Serat Nanas di Compreng

Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB
header img
Pelatihan tenun serat daun nanas untuk masyarakat Desa Jatireja diselenggarakan Pertamina EP Subang Field sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan keterampilan kreatif dan bernilai tambah. Foto Ist

SUBANG, iNewsSubang.id – Pagi itu suasana hangat terasa di ruang SEKAR, Desa Jatireja, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, saat puluhan warga mengikuti pelatihan tenun serat daun nanas. Riuh percakapan peserta berpadu dengan bunyi lembut gesekan serat yang dijalin menjadi berbagai produk kerajinan tangan bernilai ekonomi.

Pelatihan yang diselenggarakan PT Pertamina EP Subang Field ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal berbasis ekonomi kreatif. Melalui kegiatan tersebut, warga didorong untuk mengolah sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang menjadi sumber pendapatan baru.

Di balik setiap helai serat yang ditenun, tersimpan harapan akan tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat. Kreativitas yang lahir dari pemanfaatan bahan lokal diharapkan mampu menjadi jalan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang digelar pada awal Mei 2026 di Desa Jatireja. Kegiatan menghadirkan Alan Sahroni sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai pengolahan serat daun nanas, teknik dasar penenunan, hingga praktik langsung pembuatan berbagai produk kerajinan berbahan serat alami.

Pelatihan ini turut dihadiri Camat Compreng Cecep Rahmat, Manager Communications Relations & CID Pertamina EP Regional 2 Pinto Budi Bowo Laksono, serta Head of Communication, Relations & CID Zona 7 Wazirul Luthfi.

Dalam sambutannya, Pinto Budi Bowo Laksono mengatakan pemanfaatan serat daun nanas merupakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah pada potensi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan produk unggulan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Compreng Cecep Rahmat mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai mampu mendorong masyarakat menjadi lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi pelatihan tenun serat daun nanas ini karena tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Desa Jatireja dan Kecamatan Compreng,” katanya.

Pada sesi pelatihan, Alan Sahroni menjelaskan bahwa serat daun nanas memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Menurutnya, pengolahan bahan lokal menjadi produk kreatif dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan jika ditekuni secara serius.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat agar mampu mengolah bahan lokal menjadi produk kreatif yang memiliki daya saing. Harapannya, keterampilan ini dapat terus dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari pengenalan bahan baku, teknik dasar penenunan, hingga praktik membuat produk kerajinan berbasis serat daun nanas. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai peluang pengembangan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing di pasar.

Salah seorang peserta, Yanti, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru melalui pelatihan tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini karena mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dalam mengolah serat daun nanas menjadi produk kerajinan. Semoga keterampilan ini dapat kami kembangkan menjadi usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Melalui program ini, PT Pertamina EP Subang Field berharap masyarakat mampu mengoptimalkan potensi lokal, menghasilkan produk kerajinan bernilai jual, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis lingkungan di wilayah Kecamatan Compreng.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut