H+1 Lebaran, Volume Kendaraan di Tol Cipali Kembali Meningkat, Contra Flow Diberlakukan

SUBANG, iNewsSubang.id – Volume kendaraan di ruas Tol Cipali menuju Cirebon terpantau ramai pada Selasa (1/4/2025) petang. Sementara arus kendaraan menuju Jakarta mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Sejak pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, tercatat sekitar 51 ribu kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 27% dibandingkan volume lalu lintas menuju Cirebon pada jam yang sama sehari sebelumnya.
Sebagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Astra Tol Cipali memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di KM 152 hingga KM 169. Contra flow mulai diterapkan pada pukul 15.51 WIB dan masih berlangsung hingga saat ini.
"Rekayasa lalu lintas ini diterapkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan berdasarkan diskresi dari pihak kepolisian," ujar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali.
Sementara itu, volume kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta juga mengalami lonjakan. Sebanyak 16,1 ribu kendaraan tercatat melintasi Gerbang Tol Cikopo menuju Jakarta, dengan puncak kepadatan terjadi pada pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB, di mana sebanyak 1,9 ribu kendaraan melintas dalam satu jam. Angka ini merupakan rekor arus lalu lintas per jam tertinggi menuju Jakarta sejak H-10 Lebaran pada Jumat, 21 Maret 2025.
Menanggapi kondisi ini, Astra Tol Cipali mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berkendara dengan aman dan mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kami mengingatkan pengendara agar menggunakan bahu jalan secara bijak, hanya dalam kondisi darurat. Selain itu, kami juga menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area di luar gerbang tol sebagai tempat beristirahat,” tambah Ardam Rafif Trisilo.
Lebih lanjut, Astra Tol Cipali memastikan bahwa tarif tol akan tetap sama di tengah lonjakan volume kendaraan ini. "Tarif tol tidak mengalami perubahan dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutupnya.
Dengan pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan lebih lancar dan nyaman bagi para pengguna jalan.
Editor : Yudy Heryawan Juanda