"Ibu live tapi ngata-ngatain saya!" seru Sarwendah dengan nada tinggi saat menegur perempuan tersebut di area PN Jakarta Selatan.
Sarwendah menyayangkan sikap pendukung yang dinilai memperkeruh suasana dan memprovokasi publik di tengah proses perceraian yang sudah cukup menyita energi serta pikirannya. Ia menegaskan bahwa seluruh proses hukum seharusnya dihormati tanpa harus diwarnai aksi penggiringan opini atau penghinaan secara langsung.
Wanita yang ditegur tersebut sempat berkali-kali berdalih dan berusaha mengelak dari tuduhan Sarwendah. Namun, Sarwendah tetap pada sikapnya untuk memberikan teguran keras agar tidak ada lagi pihak luar yang ikut campur dengan cara menyerang kehormatan dirinya secara sepihak.
Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah pihak keamanan pengadilan dan tim hukum Sarwendah melerai interaksi tersebut agar persidangan tetap berjalan kondusif.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
