Bupati Reynaldy Pastikan Seleksi Sekda Subang Transparan, Kepala OPD hingga Camat Ikut Menilai

Iqbal Maulana Bahtiar
Bupati Reynaldy saat menghadiri Konferensi Pers di Mapolres Subang. Foto : iNewssubang.id/Iqbal Maulana Bahtiar

SUBANG, iNEWSSubang.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi memastikan proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang berlangsung transparan.

Reynaldy bahkan menyiapkan skema penilaian yang melibatkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala bagian (kabag) dalam menentukan calon Sekda Subang.

Hal tersebut disampaikan Reynaldy kepada pewarta usai menghadiri konferensi pers di Mapolres Subang, Senin (31/8/2026).

Menurut Reynaldy, calon Sekda yang dipilih harus memiliki dua kriteria utama, yakni integritas dan kualitas.

“Yang penting punya integritas dan punya kualitas. Itu saja dua saya,” ujar Reynaldy.

Ia menegaskan proses seleksi Sekda akan dilakukan secara terbuka. Bahkan, setelah proses seleksi mengerucut menjadi tiga besar, para calon akan diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi di hadapan kepala OPD, camat, dan para kabag.

“Nanti kalau sudah mengerucut tiga nama, saya akan kumpulkan camat, kepala dinas, dan kabag untuk mem-vote dan mendengarkan visi-visi dari calon Sekda,” katanya.

Reynaldy mengatakan, mekanisme tersebut merupakan upaya untuk melibatkan jajaran pemerintahan dalam menentukan figur yang akan menduduki posisi Sekda.

Sebab, menurutnya, Sekda memiliki posisi sentral dalam pemerintahan, khususnya dalam mengoordinasikan dan menyinergikan seluruh OPD.

“Sekda itu tugasnya untuk mempersatukan dan mengkolaborasikan setiap OPD yang ada. Sehingga yang diperlukan kedekatan Sekda itu bukan hanya dengan saya, tapi dengan kepala OPD, camat, dan kepala kabag,” jelasnya.

Ia menilai kepala OPD dan camat merupakan pihak yang nantinya akan banyak berkoordinasi langsung dengan Sekda. Karena itu, menurut Reynaldy, mereka juga perlu mengenal dan memberikan penilaian terhadap calon Sekda.

“Yang akan lebih menikmati pemimpin setelah Sekda itu kepala dinas dan camat, karena tugas Sekda berbeda dengan saya,” ujarnya.

Reynaldy mengakui skema tersebut belum menjadi mekanisme yang lazim dalam proses seleksi Sekda. Namun, ia tetap ingin menerapkannya sebagai bentuk keterbukaan dalam proses pemilihan.

“Walaupun itu enggak ada di aturan dan belum pernah ada daerah yang pakai, saya ingin lakukan. Biar apa? Agar pemerintahan kita ke depan lebih baik,” tegasnya.

Ia juga memastikan tidak akan ada proses seleksi yang dilakukan secara tertutup atau diam-diam.

“Jadi hari ini akan saya rubah skema. Dulu seleksi Sekda itu tutup-tutupan, sembunyi-sembunyi. Saya hari ini akan saya buka. Camat, kabag, dan kepala dinas punya suara untuk bisa memilih calon Sekda,” katanya.

Reynaldy menegaskan seluruh tahapan seleksi akan disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Tenang, saya transparan semuanya. Tidak ada yang saya tutup-tutupi,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network