SUBANG, iNewsSubang.id – Warga Kampung Munjul, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat Sabtu (3/1/2026) siang. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tergeletak di kebun nangka, di jalur buntu yang nyaris tak pernah dilalui orang.
Korban diketahui bernama Hengky Rumba (66), warga Makassar. Jasadnya pertama kali terlihat oleh seorang anak yang ikut orang tuanya ke kebun. Temuan itu langsung memicu kepanikan dan laporan berantai ke aparat setempat.
Kepala Dusun Munjul, Yudi Gustira, mengungkapkan momen awal penemuan jasad tersebut.
"Jadi tadi ada warga yang lewat mau ngambil nangka ke kebun bersama anaknya. Nah anaknya yang dibelakang itu melihat mayat yang penuh luka. Makanya histeris anaknya," ujarnya.
Sang ayah sempat tidak menyadari temuan tersebut karena tengah mengendarai kendaraan. Setelah kembali ke lokasi dan memastikan kondisi di lapangan, warga segera melapor ke aparat.
"Orang tuanya gak ngelihat karena bawa kendaraan, terus balik lagi lihat ternyata bernar ada mayat. Terus laporan ke Babinsa, ya saya juga coba telepon ke Kapolsek. Alhamdulillah dari Kapolsek langsung datang ke lokasi," katanya.
Petugas Polsek Cipeundeuy tiba tak lama berselang dan langsung menutup area kebun. Tim Inafis Polres Subang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap jejak peristiwa berdarah tersebut.
Kondisi korban saat ditemukan tergolong mengenaskan. Luka akibat senjata tajam terlihat jelas di bagian leher dan wajah. Polisi kini mendalami apakah pembunuhan terjadi di lokasi atau jasad korban sengaja dibuang ke kebun yang sepi tersebut.
Yudi menegaskan bahwa lokasi penemuan bukan jalur umum dan jarang dilewati warga.
"Ini akses jalan buntu, gak ramai di lalui, paling yang mau ke kebun. Gak kenal sama korban, bukan warga sini," ungkapnya.
Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Kustiawan, membenarkan laporan penemuan mayat yang diterima pihaknya pada siang hari.
"Kami mendapat telepon dari warga sekira pukul 12.30 WIB. Kondisi korban di wajah itu ada bekas-bekas benda tajam," katanya.
Saat ini, penanganan kasus sepenuhnya diambil alih Satreskrim Polres Subang. Jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi. Polisi terus memburu petunjuk demi mengungkap siapa pelaku dan motif di balik kematian pria lanjut usia tersebut.
Editor : Yudy Heryawan Juanda
Artikel Terkait
