Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Alquran di The Sounds Project, MUI Desak Polisi Usut Tuntas!
Selain itu, MUI menolak keras upaya cuci tangan dari pihak-pihak terkait. Pihak mana pun yang menginisiasi, menjalankan, hingga yang memberi ruang bagi aksi tersebut melangsungkan kegiatannya wajib dimintai pertanggungjawaban moral dan hukum.
"Secara hukum dan moral itu sangat tidak layak. Persoalannya bukan cuma siapa penyelenggara formalnya, tapi siapa yang punya inisiatif dan yang memberi ruang. Yang menyelenggarakan harus bertanggung jawab," tegasnya.
Polemik ini membendung usai unggahan akun Threads @JARRKOJARR viral di media sosial. Dalam unggahan itu, terlihat booth produk minuman beralkohol Newport menggelar challenge hafalan Surah Ad-Dhuha dengan imbalan sebotol miras.
Merespons gelombang protes warganet, manajemen The Sounds Project mengklaim aksi provokatif tersebut berlangsung di luar pengetahuan, arahan, maupun persetujuan panitia. Penyelenggara mengecam keras pemanfaatan agama untuk bahan promosi dan mengaku telah memberikan teguran keras kepada pihak sponsor Newport serta mengawal kasus ini ke jalur hukum.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar