Threesome Tak Cemburu, Kuli Bangunan Ini Habisi Kerabatnya Karena Chat Mesra dengan Istri

PATI, iNewsSubang.id – Sebuah kasus pembunuhan menggemparkan warga Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang kuli bangunan berinisial AW (34) nekat menghabisi nyawa RK, yang merupakan kerabat dekatnya sendiri, diduga karena diliputi rasa cemburu setelah mengetahui adanya percakapan mesra antara korban dengan istrinya. Hubungan mereka bertiga sebelumnya diketahui terlibat dalam praktik seksual menyimpang, yaitu threesome.
Kepolisian Resor Kota Pati mengungkap bahwa peristiwa tragis ini bermula dari hubungan intim tak lazim yang melibatkan tersangka, istrinya, dan korban RK. Hubungan tersebut berulang kali dilakukan sebelum akhirnya berujung pada tindakan keji.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, mengungkapkan bahwa awalnya tersangka memiliki keinginan untuk melakukan hubungan seksual bertiga dengan istrinya dan seorang wanita lain.
"Awalnya, tersangka AW memiliki fantasi seksual ingin melakukan threesome dengan istrinya dan seorang wanita lain," ujarnya.
Namun, karena sang istri menolak, justru ia menyarankan AW untuk mencari pria lain sebagai gantinya. Dari situlah, RK yang masih kerabat dekat mereka diajak untuk memenuhi fantasi tersebut. Praktik tersebut pun dilakukan berulang kali.
Beberapa waktu kemudian, AW merantau ke Jakarta untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Pada Kamis, 17 Juli 2025, ia pulang ke kampung halamannya dan dijemput oleh korban RK. Setibanya di rumah, AW sempat berhubungan intim dengan istrinya. Namun, setelah itu, ia memeriksa ponsel istrinya dan menemukan percakapan mesra antara sang istri dan korban.
Api cemburu pun membakar emosi AW. Ia lalu menyusun rencana untuk menghabisi korban. Pada Sabtu malam, 19 Juli 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, ia mengajak RK minum minuman keras di rumahnya di Desa Beketel, Kecamatan Kayen. Puncaknya terjadi pada pukul 00.15 WIB, saat AW melancarkan aksinya dan membunuh RK.
"Kami telah menetapkan AW sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ini. Motifnya adalah cemburu setelah tersangka menemukan percakapan mesra antara korban dan istrinya, yang sebelumnya terlibat dalam hubungan threesome. Kasus ini masih kami dalami lebih lanjut," kata Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi.
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap seluruh motif dan kronologi kejadian secara menyeluruh. Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat luas karena bermula dari perilaku menyimpang yang berujung pada pembunuhan.
Editor : Yudy Heryawan Juanda