Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Subang Tangkap Pelaku Pungli Kompensasi Pedagang Nanas, Dedi Mulyadi Langsung Bereaksi
Advertisement . Scroll to see content

Tunggak Pajak Mobil Mewah Hingga Rp41,7 Juta, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Berikan Klarifikasi

Kamis, 24 April 2025 | 10:17 WIB
  • author Yudy Heryawan Juanda
Tunggak Pajak Mobil Mewah Hingga Rp41,7 Juta, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Berikan Klarifikasi
Mobil pribadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

Pernyataan itu pun memicu perdebatan. Publik mempertanyakan apakah pertimbangan estetika pelat nomor lebih penting daripada kewajiban membayar pajak tepat waktu, terlebih bagi seorang pejabat publik yang seharusnya memberi contoh dalam kepatuhan terhadap aturan.

Dedi juga menjelaskan bahwa mobil tersebut masih dalam masa kredit dan dikuasai pihak leasing. Ia menyebut kendaraan itu sedang dalam proses mutasi ke Jawa Barat. “Nanti saya bayar pajaknya di Jawa Barat, untuk kepentingan rakyat Jabar,” tegasnya.

Meski demikian, pernyataan tersebut tak serta-merta meredam kritik. Banyak warganet menilai alasan Dedi sebagai bentuk pengalihan tanggung jawab. Mereka menyayangkan bahwa isu loyalitas daerah justru digunakan untuk membingkai permasalahan administratif.

Dedi Mulyadi selama ini memang dikenal konsisten menggunakan pelat nomor daerah tempat ia menjabat. Ia menegaskan bahwa prinsip serupa telah diterapkan sejak menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

“Saat jadi bupati, semua mobil saya berpelat Purwakarta. Sekarang semua pelatnya Jawa Barat,” ucapnya.

Meskipun akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih atas kritik yang disampaikan masyarakat, kasus ini dinilai menjadi cermin pentingnya transparansi serta konsistensi pejabat dalam urusan publik maupun pribadi.

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut