Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 43 Terduga Provokator Diamankan Saat Aksi Unjuk Rasa di DPRD Subang
Advertisement . Scroll to see content

Perang Sarung di Pantura Subang Berujung Kematian, Seorang Remaja Berlebaran di Penjara

Minggu, 30 Maret 2025 | 19:06 WIB
  • author Yudy Heryawan Juanda
Perang Sarung di Pantura Subang Berujung Kematian, Seorang Remaja Berlebaran di Penjara
Barang bukti yang digunakan pelaku membunuh korban. (Foto: Istimewa)

SUBANG, iNewsSubang.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Subang mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian di Desa Bojong Tengah, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang. Kasus tragis ini terungkap dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, di Aula Patriatama Polres Subang, Minggu (30/3/2025). 

Dalam konferensi pers tersebut, AKBP Ariek Indra Sentanu menjelaskan bahwa insiden bermula dari sebuah perang sarung yang disepakati melalui media sosial antara dua kelompok remaja, yaitu Blok M dan Karangsari Official. Bentrokan yang terjadi pada Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 02.00 WIB itu berujung pada aksi kekerasan yang sangat tragis.

“Perang sarung ini awalnya hanya sekadar ajang hiburan, namun berubah menjadi sebuah tragedi saat seorang pelaku berinisial A.Z. menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk menyerang korban I.S.,” ungkap Kapolres Subang. 

“Korban I.S. menderita luka bacok yang cukup parah di bagian punggung dan akhirnya meninggal dunia akibat luka-luka tersebut," tambah AKBP Ariek. 

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang mendukung proses hukum, di antaranya sebuah celurit sepanjang 150 cm, tiga unit handphone, satu unit sepeda motor, dan pakaian yang dikenakan korban. 

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut