Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pilkades Subang Belum Final, Sistem Digital Terkendala Biaya
Advertisement . Scroll to see content

Tak Hanya Dampingi Keluarga, 600 Ribu Kader TPK Kini Ditugaskan Distribusikan MBG 3B

Senin, 02 November 2026 | 19:32 WIB
  • author Harry Rahmadani
Tak Hanya Dampingi Keluarga, 600 Ribu Kader TPK Kini Ditugaskan Distribusikan MBG 3B
Tak Hanya Dampingi Keluarga, 600 Ribu Kader TPK Kini Ditugaskan Distribusikan MBG 3B. Foto : Istimewa

SUBANG, iNEWSSubang.id – Sebanyak 600 ribu kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh Indonesia mendapat tugas baru. Selain mendampingi keluarga, mereka kini ditugaskan membantu mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji mengatakan, penambahan tugas tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Pasal 47.

Hal itu disampaikan Wihaji saat menghadiri Temu Kader TPK se-Kabupaten Subang di GOR Gotong Royong, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta ribuan kader TPK.

“Ibu-ibu Tim Pendamping Keluarga, saya laporkan ada tugas baru berdasarkan Perpres 115 Pasal 47. Tugas kita selain mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, baduta, remaja, dan lansia, kita juga mendapat tugas baru mendistribusikan MBG 3B,” ujar Wihaji.

Menurut Wihaji, penambahan tugas ini bertujuan memperluas jangkauan program MBG agar kelompok sasaran mendapatkan pemenuhan gizi yang dibutuhkan.

Ia menegaskan, distribusi MBG 3B juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan angka stunting, khususnya yang berkaitan dengan kekurangan asupan gizi.

“MBG 3B ini supaya stunting yang disebabkan oleh asupan gizi betul-betul mendapatkan manfaat, sehingga bisa mengurangi angka stunting di Indonesia,” jelasnya.

Dengan jumlah mencapai 600 ribu orang, kader TPK dinilai memiliki jaringan pendampingan yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Selain membantu distribusi makanan bergizi, mereka tetap menjalankan tugas pendampingan dan edukasi kepada keluarga, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

Melalui penambahan tugas tersebut, pemerintah berharap kader TPK dapat membantu memastikan MBG 3B diterima kelompok sasaran secara tepat.

“Keterlibatan kader di lapangan juga diharapkan memperkuat edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini,” pungkasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut