Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, Sita 1.257 Bal Pakaian Bekas Senilai Rp15 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Pascapenggerebekan Gudang Balpres, Pedagang Thrifting di Subang Terancam Gulung Tikar

Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB
  • author Harry Rahmadani
Pascapenggerebekan Gudang Balpres, Pedagang Thrifting di Subang Terancam Gulung Tikar
Pascapenggerebekan Gudang Balpres, Pedagang Thrifting di Subang Terancam Gulung Tikar. Foto : Istimewa

SUBANG, iNEWSSubang.id – Pascapenggerebekan gudang pakaian bekas impor ilegal di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, sejumlah pedagang pakaian bekas mulai merasakan dampaknya. Mereka kini kesulitan mendapatkan pasokan barang, bahkan persediaan di lapak hanya tersisa satu hingga dua bal.

Kondisi tersebut dialami pedagang pakaian bekas di kawasan Subang Kota dan Purwadadi. Selain penggerebekan gudang di Subang, tutupnya sejumlah gudang pemasok di kawasan Gedebage, Kota Bandung, semakin menyulitkan mereka mendapatkan barang dagangan.

Salah seorang pedagang pakaian bekas impor di Subang Kota, Iwan (46), mengatakan para pedagang mulai kesulitan mencari bal untuk menambah persediaan setelah penggerebekan gudang di Purwadadi beberapa hari lalu.

“Untuk menambah barang baru, kami kesulitan mencari bal. Terlebih gudang-gudang bal yang ada di Gedebage, Kota Bandung, pada tutup. Mungkin pemilik gudang ataupun pemilik bal takut mengalami hal yang sama seperti di Purwadadi,” ujar Iwan, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para pedagang khawatir tidak bisa mempertahankan usaha jika pasokan barang tidak segera tersedia.

Bahkan, jika dalam waktu dekat tidak mendapatkan stok baru, mereka terancam kehilangan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau dalam dua hari sampai seminggu ke depan kami belum mendapatkan barang, dipastikan akan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut