Deklarasi Damai Pilkades Subang 2026, Bupati Rey Tegaskan Cakades dan Pendukung Jaga Kondusivitas
SUBANG, iNewsSubang.id – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar deklarasi damai dan penandatanganan pakta integritas menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di GOR Gotong Royong, Rabu (28/10/2026).
Pilkades serentak tahun ini akan dilaksanakan di 165 desa yang tersebar di 28 kecamatan di Kabupaten Subang. Deklarasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen mengawal pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 agar berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.
“Kami ingin Pilkades Serentak di Kabupaten Subang berjalan secara damai dan sportif. Semua pihak harus menjaga situasi tetap kondusif, mulai dari para calon kepala desa hingga tim pendukung masing-masing,” ujar Reynaldy dalam deklarasi tersebut.
Ia menegaskan, tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan maupun perbuatan yang mengarah pada tindak kriminal selama tahapan pilkades berlangsung.
Reynaldy juga menyinggung kericuhan yang terjadi di Desa Patimban saat tahapan pengambilan nomor urut calon kepala desa. Ia berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang di wilayah lain.
“Kalau sudah mengarah pada kriminalitas, saya tidak ingin hal seperti itu terjadi di Kabupaten Subang. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Menurut dia, seluruh calon kepala desa harus mengedepankan persaingan yang sehat dan tidak menggunakan cara-cara yang melanggar hukum demi memenangkan kontestasi.
Ia meminta para calon beserta tim pendukungnya menahan diri, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak memprovokasi masyarakat yang berpotensi memicu konflik di tingkat desa.
“Jangan sampai kepentingan politik sesaat merusak persaudaraan dan ketenteraman masyarakat. Pilkades ini harus menjadi ajang demokrasi yang sehat, bukan justru menimbulkan perpecahan,” katanya.
Selain menekankan pentingnya menjaga keamanan selama proses pemilihan, Reynaldy juga mengingatkan bahwa kepala desa terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh masyarakat, termasuk warga yang tidak mendukungnya saat kontestasi.
“Kepala desa bukan hanya milik tim pendukungnya, tetapi milik seluruh masyarakat desa. Siapa pun yang terpilih harus mampu membangun desa dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 di 165 desa dapat berjalan aman, tertib, dan lancar dengan dukungan panitia penyelenggara, Forkopimda, aparat keamanan, para calon kepala desa, tim pendukung, serta masyarakat.
“Kita ingin seluruh tahapan berjalan aman dan tenteram, tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, saya mengajak semua pihak menjaga komitmen perdamaian yang telah disepakati bersama,” pungkasnya.
Editor: Frizky Wibisono