Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IJTI Purwasuka Kecam Kekerasan terhadap Wartawan oleh Oknum Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Kekuasaan Perlu Diawasi, Pers Berdiri sebagai Pilar Keempat Demokrasi

Selasa, 01 September 2026 | 10:53 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Ketika Kekuasaan Perlu Diawasi, Pers Berdiri sebagai Pilar Keempat Demokrasi
Dr. Irjen Pol. Andry Wibowo, S.I.K., S.H., M.H. Foto : Istimewa

“Pers memiliki fungsi strategis dalam kehidupan demokrasi. Media menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus melakukan kontrol terhadap jalannya penyelenggaraan negara,” ujar Andry.

Bukan Musuh, Melainkan Mitra Kritis

Hubungan antara pemerintah dan media kerap dipandang sebagai hubungan yang berseberangan.

Pemerintah menjalankan kekuasaan, sementara media mengkritisinya.

Namun, Andry melihat hubungan tersebut secara berbeda.

Pers tidak harus menjadi musuh pemerintah untuk menjalankan fungsi kontrol. Justru, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan kepentingan publik dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

Di sinilah prinsip check and balances menemukan bentuknya.

Media mengawasi bukan untuk menjatuhkan. Pers mengkritik bukan untuk menciptakan permusuhan.

Kritik jurnalistik seharusnya menjadi alarm ketika terdapat persoalan dalam pelayanan publik, kebijakan, maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut