Ekshumasi Sutrimo Orang Dekat Febrie, Tim Buru Jejak Racun Lewat Tes Toksikologi
Ketua Tim Forensik, Ahmad Yudianto, menyatakan bahwa pihak medis telah mengambil puluhan sampel dari organ dalam, jaringan kulit, hingga area kepala untuk dilakukan uji toksikologi, histopatologi, serta tes DNA di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Pemeriksaan toksikologi ini difokuskan untuk menguji dugaan keberadaan zat beracun, menyusul informasi awal bahwa korban sempat mengeluarkan buih dari mulut dan hidung. Meski buih tersebut sudah tidak terlihat saat ekshumasi, tim forensik telah mengambil sampel swab untuk mendeteksi sisa kandungan zat kimia.
Pengusutan kasus ini kian intensif setelah Polda Metro Jaya mengambil alih perkara dari Polresta Banyumas dan Bareskrim Polri. Meski statusnya resmi naik ke tingkat penyidikan, penyidik hingga kini masih menunggu hasil uji laboratorium sebelum menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Sutrimo.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar