Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Kasus Upah Pungut, Pakar Hukum Soroti Kenaikan Harta Pejabat Pemkab Bogor
Advertisement . Scroll to see content

KPK Cek Sumber Harta Ayah Penganiaya Anak Pengurus GP Ansor, termasuk yang Belum Dilaporkan

Jum'at, 24 Februari 2023 | 10:58 WIB
  • author Arie Dwi Satrio/Kurnia Illahi
KPK Cek Sumber Harta Ayah Penganiaya Anak Pengurus GP Ansor, termasuk yang Belum Dilaporkan
Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek sumber harta kekayaan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo. Laporan terakhir ke KPK pada 2022, Rafael tercatat memiliki harta kekayaan Rp56 miliar.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, telah meminta Direktur Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK untuk menyelidiki asal usul harta keyaan jumbo ayah Mario Dandy Satriyo, pemuda yang menganiaya anak pengurus GP Ansor

"Sekarang mungkin yang kita lakukan segera itu kita lihat detail hartanya. Dengan Direktur LHKPN sedang dilihat datangnya dari mana nih harta," ujar Pahala di Jakarta, Jumat (24/2/2023).

Dia menilai, harta milik Rafael tidak sesuai dengan jabatannya pada eselon III di Ditjen Pajak. Selain itu, kata dia KPK akan mengecek ada tidaknya harta yang disembunyikan oleh Rafael.

Dalam penelusuran ini, lanjut dia KPK akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. 

"Jadi yang pertama target kita mencari tahu ada lagi enggak aset dia yang enggak dilaporkan, makanya kita ke BPN. Kita ke bank kalau ada rekening bank dia yang belum dilapor dan ada isinya. Kita ke asosiasi asuransi, kali-kali dia punya polis yang miliaran dia enggak lapor," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut