Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ikan Tengkek, Dari Limbah Jadi Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Petani di Pantura Sulap Buah Mangrove jadi Cemilan Bernilai Ekonomis

Senin, 26 Desember 2022 | 17:48 WIB
  • author Agus Hidayat
Petani di Pantura Sulap Buah Mangrove jadi Cemilan Bernilai Ekonomis
Petani di pantura Subang sulap buah mangrove jadi olahan makanan. (Foto: Agus Hidayat)

"Setelah itu buah yang sudah hancur kemudian disaring menggunakan saringan, dari hasil saringan dipisahkan antara ampas dan sari buah mangrooce setelah di lakukan penyaringan ulang," ucapnya. 

Selanjutnya Een menjelaskan, sari buah dicampur dengan cairan gula merah, santan, dan tepung ketan kemudian diaduk rata. 

BACA JUGA : Cegah Banjir, Warga dan TNI Polri Gotong Royong Tutup Pintu Air yang Rusak

"Setelah menjadi adonan kemudian dimasak hingga mengental, sambil diaduk-aduk. Sampai agak mengeras, setelah itu didinginkan beberapa saat dan mulai dikemas," jelas Een. 

Dodol atau wajit buah mangrove dijual dengan harga Rp12.000 perkemasan isi 12 buah. Atau Rp70.000 perkilogramnya. Namun cemilan buah mangrove ini hanya bisa didapatkan satu tahun sekali dikarenakan buah mangrove hanya panes sekali dalam satu tahun. 

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut