Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 43 Terduga Provokator Diamankan Saat Aksi Unjuk Rasa di DPRD Subang
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Kembali Terjadi di Subang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Kembali Terjadi di Subang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Kembali Terjadi di Subang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi. Foto : Istimewa

Kembali Terjadi Setelah Kasus Pamanukan

Munculnya dugaan kasus tersebut menambah catatan persoalan yang menyeret tenaga pendidik di Kabupaten Subang.

Sebelumnya, pada awal September 2026, kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang guru di SMAN 1 Pamanukan juga sempat memicu aksi ratusan siswa.

Dalam kasus tersebut, para siswa melakukan aksi di lingkungan sekolah dan membawa tangkapan layar percakapan yang diduga berkaitan dengan perkara. Situasi sempat memanas hingga oknum guru yang diduga terlibat diamankan dan kemudian diserahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Subang.

Kasus di Pamanukan tersebut juga mendapat perhatian dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang.

Kini, kasus berbeda kembali muncul di lingkungan pendidikan dengan terlapor yang juga diduga merupakan oknum guru.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan adanya tindak pidana dalam kasus terbaru tersebut. Penyidik masih mendalami kronologi, keterangan para pihak, serta video yang beredar di media sosial.

“Sedang diperiksa hari ini,” kata Nenden.

Polisi juga masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan, terlebih dugaan kasus tersebut melibatkan seorang siswi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan bukti untuk memastikan fakta dalam perkara tersebut.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut