Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Semen Tabrak Elf di Jalur Penyempitan Jembatan Cipunagara, Empat Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Harga Cabai di Pasar Pamanukan Melonjak, Pedagang dan Pembeli Mengeluh

Rabu, 24 September 2025 | 17:54 WIB
  • author Gabril Adammara
Harga Cabai di Pasar Pamanukan Melonjak, Pedagang dan Pembeli Mengeluh
Harga Cabai di Pasar Pamanukan Melonjak, Pedagang dan Pembeli Mengeluh. Foto: Gabriel Adammara

SUBANG, iNewsSubang.id – Harga sejumlah komoditi di Pasar Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali mengalami lonjakan tajam. Tiga jenis cabai, yakni cabai rawit orange, cabai merah, dan cabai keriting kini menembus harga hingga Rp70 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Cabai rawit orange yang sebelumnya dijual Rp30 ribu per kilogram, kini naik bertahap menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu. Sementara itu, cabai merah yang semula hanya Rp30–40 ribu kini melonjak menjadi Rp60 ribu. Adapun cabai keriting mencapai Rp70 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp50 ribu.

Kondisi tersebut dikeluhkan pedagang maupun pembeli karena keuntungan dari hasil penjualan semakin menipis.

“Kalau harga cabai naik terus begini, keuntungan kita tipis sekali. Kadang modal sama hasil jual hampir sama. Tapi mau gimana lagi, kita tetap bertahan jualan,” ujar Fendi, salah satu pedagang di Pasar Pamanukan, Rabu (24/9/2025).

Keluhan serupa disampaikan oleh Laesa, pedagang nasi timbel yang sehari-hari membutuhkan cabai sebagai bahan pokok masakannya.

“Setiap hari saya harus beli cabai, tapi sekarang harganya mahal sekali. Jualan jadi makin berat karena bahan baku naik, sementara kita tidak bisa seenaknya menaikkan harga ke pembeli,” keluhnya.

Para pedagang berharap harga cabai segera kembali stabil agar roda perdagangan di pasar tradisional tetap berjalan normal tanpa memberatkan pedagang maupun konsumen.

Editor: Yudy Heryawan Juanda

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut