Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jambore Kader PKK Subang 2026 Digelar, Ega Anjani Ajak Kader Optimalkan 10 Program Pokok PKK
Advertisement . Scroll to see content

Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 21 September 2026 | 22:32 WIB
  • author Yuwantoro Winduajie
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Dewan Pers menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat bertugas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (Foto : Istimewa).

JAKARTA, iNEWSSubang.id Dewan Pers menggelar doa bersama dan aksi solidaritas untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.

Kegiatan tersebut digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026), dan dihadiri keluarga korban, insan pers, serta sejumlah pemangku kepentingan media.

Kelima jurnalis yang masih hilang yakni Yudistiro Pranoto dari iNews, M. Bagus Khoirunnas dari Antara Biro Banten, Ari Basuki dari Merdeka.com, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis foto lepas.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan, doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga para jurnalis yang hingga kini masih menunggu kabar keberadaan mereka.

“Kami sangat terkesan atas perhatian, partisipasi kawan-kawan pers terhadap kawan-kawan kita yang sampai hari ini belum pulang. Dan bagi kami, mereka betul-betul menunjukkan dedikasinya, militansi yang luar biasa, sehingga mereka layak kalau disebut sebagai pahlawan pers tahun ini,” ujar Komaruddin.

Menurut Komaruddin, para jurnalis dan fotografer tersebut berupaya memberikan informasi dan gambar terbaik kepada masyarakat meski menghadapi risiko besar saat bertugas.

“Kita baru tersadar betapa mahalnya, beratnya untuk mencari, mendapatkan gambar terbaik itu,” katanya.

Komaruddin juga mengapresiasi pemerintah daerah dan berbagai instansi yang masih berupaya mencari keberadaan para jurnalis tersebut.

“Dewan Pers memberikan perhatian, bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami mengadakan acara doa bersama, sambutan, refleksi dari kawan-kawan. Tentu doa kami semoga mereka kembali,” tuturnya.

Ia sekaligus mengingatkan perusahaan media dan jurnalis untuk memperhatikan aspek keselamatan ketika melakukan peliputan di wilayah berbahaya.

“Kalau kawan-kawan ingin mengadakan satu liputan pada daerah-daerah yang kira-kira membahayakan, hendaknya berkoordinasi dengan pejabat, petugas setempat. Dan kedua, pihak pimpinan hendaknya memperhatikan betul,” kata Komaruddin.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono mengatakan, doa bersama yang digelar Dewan Pers menjadi bentuk dukungan bagi keluarga korban dan insan pers.

“Ini merupakan bentuk dukungan berupa doa dari teman-teman dari institusi pers yang juga digelar oleh Dewan Pers. Tentu ini sebuah apresiasi yang luar biasa karena memang yang dibutuhkan saat ini adalah dukungan, dan dukungan yang terbaik saat ini salah satunya adalah doa,” ujar Aiman.

Aiman mengatakan, keluarga Yudistiro Pranoto dan sejumlah keluarga korban lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Tadi juga dihadiri oleh keluarga dari Mas Yudis dan juga beberapa keluarga lain yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang kontak, dan harapannya hanya satu, mereka ditemukan dengan selamat,” katanya.

Aiman menegaskan, iNews memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap penugasan jurnalistik, termasuk peliputan bencana, konflik, dan situasi berisiko.

“Di iNews, kita mempunyai standard operating procedure atau SOP yang mengatur bahwa setiap penugasan tidak boleh bertentangan, tidak boleh melanggar aturan dan ketentuan dari mitigasi bencana maupun situasi konflik,” jelasnya.

Sebelumnya, Aiman menyatakan iNews masih berharap Yudistiro Pranoto bersama empat jurnalis lainnya serta tiga awak kapal yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda dapat ditemukan.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah operasi pencarian resmi oleh Tim SAR dihentikan pada Kamis (17/9/2026).

Kegiatan doa bersama ditutup dengan doa lintas agama dan penguatan bagi keluarga lima jurnalis yang hingga kini masih menanti kabar keberadaan anggota keluarga mereka.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut