get app
inews
Aa Text
Read Next : Wamendag dan Bupati Subang Lepas Ekspor 57 Ton Kopi ke Tiongkok

Dari Lereng Cisalak ke Afrika Utara, Kopi Subang Melaju 96 Ton ke Aljazair

Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:58 WIB
header img
Menteri Koperas lepas ekspor kopi Subang ke Aljazair. (Foto: Istimewa)

SUBANG, iNewsSubang.id – Aroma kopi dari lereng Cisalak kembali menembus pasar dunia. Sebanyak 96 ton kopi asal Kabupaten Subang resmi dilepas menuju Aljazair dalam sebuah momentum penting yang menegaskan kebangkitan koperasi sebagai motor ekonomi rakyat. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kecamatan Cisalak, Sabtu (17/01/2026), dan dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M.

Langkah ekspor ini bukan capaian instan. Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah yang berdiri sejak 2016 telah mengantongi lisensi ekspor sejak 2020 dan secara konsisten memperluas pasar ke berbagai negara, mulai dari Cina, Amerika Serikat, Mesir, Taiwan, Vietnam, hingga kini kembali menembus Afrika Utara melalui Aljazair. Dari total produksi, sekitar 90 persen kopi GLB mengalir ke pasar internasional, sementara sisanya memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf, S.H., mengungkapkan bahwa pasar ekspor koperasi saat ini terus berkembang dan telah didukung kontrak dagang berkelanjutan.

“Market ekspor saat ini sudah memiliki kontrak dengan perusahaan Qatar, dan hari ini kami mengirim sebanyak 96 ton kopi menuju Negara Aljazair,” ungkapnya.

Tak hanya berbicara angka ekspor, koperasi ini juga menaruh fokus kuat pada kesejahteraan petani. Melalui skema penguasaan lahan dua hektare per anggota, GLB menargetkan terciptanya skala ekonomi yang mampu mengangkat pendapatan petani secara signifikan.

“Insya Allah anggota bisa mendapatkan penghasilan Rp150 juta per tahun, itu sudah standar kesejahteraan nasional,” tambahnya.

Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menilai ekspor kopi ini sebagai bukti bahwa koperasi bukan lagi pemain pinggiran, melainkan kekuatan ekonomi yang mampu bersaing di level global.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa koperasi mampu menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing global,” ujarnya.

Menurut Kang Akur, pengiriman lima kontainer kopi atau setara 96 ton tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif petani, pengelola koperasi, serta sinergi lintas sektor yang terbangun secara konsisten.

“Ekspor hari ini menjadi simbol kemajuan sektor perdagangan dan pertanian di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk terus mendorong koperasi dan UMKM melalui peningkatan kualitas produksi, perluasan akses pasar, dan penguatan kelembagaan. Kang Akur berharap ekspor ini menjadi pintu pembuka bagi keberlanjutan ekspor komoditas unggulan Subang dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI Dr. Ferry Juliantono menilai Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah sebagai koperasi berkelas dunia dengan potensi besar memperluas volume dan tujuan ekspor. Ia juga menekankan pentingnya transformasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial menjadi Koperasi Usaha Kehutanan Sosial melalui kolaborasi lintas kementerian.

“Kita harapkan ekosistem ini mampu menumbuhkan lapangan kerja di daerah, sehingga generasi muda dapat bekerja dan berkembang di wilayahnya sendiri,” ungkapnya.

Pemerintah pusat, lanjut Dr. Ferry, memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi agar semakin kuat berperan dalam sektor produksi, distribusi, industri, hingga pembiayaan sebagai pilar ekonomi nasional.

Momentum pelepasan ekspor kopi ini turut dihadiri jajaran pejabat pusat dan daerah, mulai dari Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM, Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, hingga pimpinan OPD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Subang. Sebuah penegasan bahwa kopi Subang bukan hanya komoditas, melainkan cerita tentang kemandirian, kerja kolektif, dan daya saing global.

Editor : Yudy Heryawan Juanda

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut